Friday, September 21, 2018

Dulunya Ia Hafal 30 Juz, Semua Hilang Tak Bersisa Kecuali 2 Ayat Saja

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ


Lelaki gagah itu mengayunkan pedangnya
menebas tubuh demi tubuh pasukan romawi.
Ia adalah dulunya termasuk dari Tabi’in (270 H)
yang HAFAL AL QURAN.Namanya adalah sebaik-baik nama, ‘Abdah bin ‘Abdurrahiim.
Keimanannya tak diragukan.

Adakah bandingannya di dunia ini seorang
MUJAHID NAN HAFAL AL QURAN, terkenal akan keilmuannya, kezuhudannya, ibadahnya, puasa daudnya serta ketaqwaan dan keimanannya…???

Namun tak dinyana, akhir hayatnya mati dalam
kemurtadan dan hilang semua ISI AL QURAN dalam hafalannya melainkan 2 AYAT SAJA YANG TERSISA.

Ayat apakah itu??
Apakah penyebabnya..??
Inilah kisahnya :
Pedangnya masih berkilat-kilat memantul cahaya mentari
yang panas di tengah padang pasir yang gersang. Masih segar berlumur merahnya darah orang romawi.

Ia hantarkan orang romawi itu ke neraka dengan pedangnya. Tak disangka pula, nantinya dirinyapun dihantar ke neraka oleh seorang WANITA ROMAWI,
tidak dengan pedang melainkan dengan ASMARA.

Kaum muslimin sedang mengepung kampung
romawi. Tiba-tiba mata ‘Abdah tertuju kepada seorang wanita romawi di dalam benteng. Kecantikan dan pesona wanita pirang itu
begitu dahsyat mengobrak-abrik hatinya.
Dia lupa bahwa tak seorangpun dijamin tak lolos su’ul khotimah.

Tak tahan, iapun mengirimkan surat cinta kepada wanita itu. Isinya kurang lebih:
“Adinda, bagaimana caranya agar aku bisa sampai ke pangkuanmu?”
Perempuan itu menjawab:

“Kakanda, masuklah agama nashrani maka aku jadi milikmu. ”Syahwat telah memenuhi relung hati ‘Abdah sampai-sampai ia menjadi lupa beriman, tuli peringatan dan buta Al Quran.

Hatinya terbangun tembok anti hidayah.
Khotamallaahu ‘ala qulubihim wa’ala sam’ihim wa’ala abshorihim ghisyawah… Astaghfirullah, ma’adzallah.

Pesona wanita itu telah mampu mengubur imannya di dasar samudra.
Demi tubuh cantik nan fana itu ia rela tinggalkan islam. Ia rela murtad.
Menikahlah dia di dalam benteng.

Kaum muslimin yang menyaksikan ini sangat terguncang. Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa seorg hafidz yang hatinya dipenuhi Al Qur’an meninggalkan Allah Ta'ala dan menjadi hamba salib?

Ketika dibujuk untuk taubat ia tak bisa.
Ketika ditanyakan kepadanya, “Dimana Al Quran
mu yang dulu???” Ia menjawab,
“Aku telah lupa semua isi Al Quran kecuali 2 ayat saja yaitu :
ﺭُﺑَﻤَﺎ ﻳَﻮَﺩُّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻟَﻮْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻣُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ
“Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan,
kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang- orang muslim.”
ﺫَﺭْﻫُﻢْ ﻳَﺄْﻛُﻠُﻮﺍ ﻭَﻳَﺘَﻤَﺘَّﻌُﻮﺍ ﻭَﻳُﻠْﻬِﻬِﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣَﻞُ ۖﻓَﺴَﻮْﻑَ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ .
“Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong),
maka kelak mereka akan mengetahui (akibatperbuatan mereka).”
(QS. Al Hijr: 2-3)

Seolah ayat ini adalah hujjah untuk dirinya, kutukan sekaligus peringatan Allah Ta'ala yang terakhir namun tak digubrisnya. Dan ia bahagia hidup berlimpah harta dan keturunan bersama kaum nashrani. Dalam keadaan
seperti itulah dia sampai mati.
Mati dalam keadaan MURTAD.

Ya Allah, seorang hafidz nan mujahid saja bisa Kau angkat nikmat imannya berbalik murtad jika sudah ditetapkan murtad, Apa lagi hamba yang banyak cacat ini.

 Tak punya amal andalan.
Saudaraku, doakan aku dan aku doakan pula kalian agar Allah Ta'ala lindungi kita dari fitnah dunia serta dihindarkan dari ketetapan yang buruk di akhir hayat.

Ma taraktu ba’di fitnatan adhorro ‘ala ar rijaal
min nisaa…
“Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang
maha dahsyat bahayanya bagi lelaki kecuali fitnah wanita.” (Muttafaq ‘alaih).

Menjadi Hamba Yang Di Cintai Allah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".

Diceritakan oleh Al Habib 'Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Shohibul Maulid Simtud Dhuror), yang didatangi seorang lelaki. Orang itu datang menghampiri Beliau dan memohon Doa pada Al Habib Ali Al Habsyi.


Lelaki itu berkata :
"Ya Habib Doakan aku."

Habib Ali bertanya :
"Doa apa yang kau minta?."

Lelaki itu berkata :
"Doakan supaya aku menjadi Hamba yang dicintai Allah Swt."

Jawaban lelaki itu membuat Habib Ali tertegun dan heran, karena kebiasaan Orang yang minta Doa pada Beliau senantiasa mengenai kelapangan rezeki, menginginkan kebahagiaan dan lain-lainnya... Tetapi lelaki ini berbeda Doanya.

Habib Ali bertanya lagi :
"Kenapa kau meminta untuk menjadi Hamba yang di Cintai Allah Swt?."

Lelaki itu menjawab :
"Ketahuilah wahai Habib, aku memiliki seorang anak yang masih kecil, betapa aku teramat sayang dan mencintai anakku, ketika aku sedang mengendong anakku, tiba-tiba dia mengeluarkan kotoran, tetapi tidak ada sedikitpun rasa jijik, apalagi marah didalam Hatiku...Bahkan buah hatiku aku peluk dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang dan tetap aku menciumnya."

"Sehingga aku ingin ketika aku menjadi Hamba yang di Cintai oleh Allah Swt...Kelak ketika aku kembali Kepada-Nya, aku ingin Allah mau menerimaku karena Kasih Sayang-Nya, aku ingin menjadi Hamba yang dicintai-Nya...Sehingga kesalahanku, keburukanku tidak akan dipandang oleh-Nya, tetapi yang dipandang hanyalah kebaikanku, dan aku ingin Allah Swt Mencintaiku sebagaimana aku mencintai anak yang didalam pelukanku tadi."
[05:18, 9/21/2018] +62 823-3555-0477: Kisah Keluasan Hati KH.ARWANI AMIN
Senin, 06 Februari 2017 11:23
Grobogan, NU Online

Dalam pengajian Tafsir Jalalain belum lama ini, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah, KH Muhammad Shofi Al-Mubarok menceritakan salah satu kisah kehidupan KH Arwani Amin Kudus.

Ia menerangkan, seusai menghadiri pembukaan thoriqoh yang baru saja didirikan oleh KH Arwani Amin Kudus, KH Manshur Maskan, murid kesayangan Kiai Arwani melihat tulisan yang mengusik hatinya. 

"Arwani Edan". Ya, begitulah tulisan yang tertera melekat diatas tembok di pinggiran jalan. 

Melihat tulisan yang masih basah itu, Kiai Mansur lantas bergegas matur kepada Kiai Arwani untuk meminta izin menghapus tulisan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Namun, apa yang justru dikatakan Kiai Arwani?

"Ojo dibusak disik, ben aku weruh disik. ben wong sing nulis iku puas. Onone wong kui nulis, mergo nduwe tujuan ben tak woco. wes jarke disik. ngko nak aku wes weruh, hapusen." 

(Jangan dihapus dulu, agar orang yang menulis puas. Adanya orang itu nulis karena memiliki tujuan agar saya baca. Sudah biarkan saja dulu. Nanti kalau saya sudah melihat, hapuslah).

Diriwayatkan, Kiai Manshur Maskan sendiri wafat pada 31 Maret 2004 M / 10 shofar 1426 H dalam usia 59 tahun.

Kisah Keluasan Hati KH. M. Arwani Amin Kudus

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".

Senin, 06 Februari 2017 11:23
Grobogan, NU Online

Dalam pengajian Tafsir Jalalain belum lama ini, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah, KH Muhammad Shofi Al-Mubarok menceritakan salah satu kisah kehidupan KH Arwani Amin Kudus.


Ia menerangkan, seusai menghadiri pembukaan thoriqoh yang baru saja didirikan oleh KH Arwani Amin Kudus, KH Manshur Maskan, murid kesayangan Kiai Arwani melihat tulisan yang mengusik hatinya. 

"Arwani Edan". Ya, begitulah tulisan yang tertera melekat diatas tembok di pinggiran jalan. 

Melihat tulisan yang masih basah itu, Kiai Mansur lantas bergegas matur kepada Kiai Arwani untuk meminta izin menghapus tulisan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Namun, apa yang justru dikatakan Kiai Arwani?

"Ojo dibusak disik, ben aku weruh disik. ben wong sing nulis iku puas. Onone wong kui nulis, mergo nduwe tujuan ben tak woco. wes jarke disik. ngko nak aku wes weruh, hapusen." 

(Jangan dihapus dulu, agar orang yang menulis puas. Adanya orang itu nulis karena memiliki tujuan agar saya baca. Sudah biarkan saja dulu. Nanti kalau saya sudah melihat, hapuslah).

Diriwayatkan, Kiai Manshur Maskan sendiri wafat pada 31 Maret 2004 M / 10 shofar 1426 H dalam usia 59 tahun.

Tuesday, September 18, 2018

Kisah Sebutir Nasi Ini Membuat Habib Luthfi Terdiam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Majelis Rasulullah SAW".
Kisah Sebutir Nasi Ini Membuat Habib Luthfi Terdiam
 

Dalam perjalanan mencari ilmu, Guru Mulia Maulana Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan berjumpa dengan seorang Kiai Sepuh. Romo Habib muda terheran-heran ketika menyaksikan akhlak kiai sepuh yang luar biasa. Yakni, ketika dhahar (makan), ada butiran nasi yang terjatuh lalu dipungut dan dikembalikan ke piring untuk dimakan kembali.

"Kenapa harus diambil, Yai. Kan cuma nasi sebutir," ujar Romo Habib muda penasaran.

"Lho, jangan dilihat sebutir nasinya, Yik. Apa kamu bisa bikin nasi sebutir ini, bahkan seper seribu menir saja?"

Deg, terdiamlah Romo Habib muda. Kiai sepuh melanjutkan, "Ketahuilah, Yik. Pada saat kita makan nasi, sesungguhnya Gusti Allah telah menyatukan banyak sekali peran. Nasi itu namanya Sego Bin Beras Bin Gabah Al Pari. Mulai dari mencangkul, menggaru, meluku, menanam benih, memupuk, menjaga hama hingga memanen ada jasa banyak sekali orang. Kemudian mengolah gabah menjadi beras, dari beras menjadi nasi juga banyak sekali peran hamba Gusti Allah di sana."

"Ketika ada satu butir nasi, atau menir sekalipun yang jatuh, ambillah. Jangan mentang-mentang kita masih banyak cadangan nasi. Itu bentuk dari takabur, dan Gusti Allah tidak suka dengan manusia yang takabur. Selama jatuh tidak kotor dan tidak membawa mudlorot bagi kesehatan kita, ambillah, satukanlah dengan nasi lainnya, sebagai bagian dari syukur kita".

Romo Habib muda pun menyimak lebih dalam. "Karena itulah ketika akan makan, diajarkan doa: Allahumma bariklana (Ya Allah semoga Engkau memberkati Kami). Bukan Allahumma barikli (Ya Allah semoga Engkau memberkatiKU), walaupun sedang makan sendirian."

"'Lana' itu maknanya untuk semuanya, mulai petani, pedagang, pengangkut, pemasak hingga penyaji semuanya termaktub dalam doa tersebut. Jadi doa tersebut, merupakan ucapan syukur serta mendoakan semua orang yang berperan dalam kehadiran nasi yang kita makan."

"Dan satu lagi, mengapa wong makan kok ada doa: waqina ‘adzaban nar (jagalah kami dari siksa neraka). Apa hubungan, makan kok dengan neraka? Kan gak nyambung."

"Inggih Yai. Kok bisa ya?" tanya Habib Luthfi muda, penasaran.

"Begini, Yik. Kita makan ini hanya wasilah. Yang memberi kenyang itu Gusti Allah. Kalau kita makan dan menganggap bahwa yang mengenyangkan kita adalah makanan yang kita makan, maka takutlah, itu akan menjatuhkan kita dalam kemusyrikan. Dosa terbesar bagi orang beriman."

"Astaghfirullahal ‘adhim..." batin Romo Habib muda, tidak menyangka maknanya sedalam itu.

“Bayangkan saja, Yik. Demikian juga jika kita makan dan minum tapi tidak dijadikan hilang rasa lapar dan terhapus dahaga kita karena tidak dikendaki Gusti Allah, apalah jadinya?”

Keterangan:

Kisah di atas diambil dari dawuh Habib Lutfi Bin Yahya-Pekalongan, 22 Januari 2017
.
🍃 Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D

🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Manfaat Mengaji Sehabis Maghrib dan Bada Shubuh

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".


Menurut hasil penelitian ternyata membaca Al-Qur’an sehabis Maghrib dan sesudah Subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktifitas sekaligus, membaca , melihat dan mendengar.

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:
  • menyedikitkan makan,
  • membiasakan melaksanakan ibadah salat malam,
  • dan membaca Al-Qur’an sambil melihat kepada mushaf
Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an. Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan :
  • Fisiologis yang sangat besar
  • Penurunan depresi, kesedihan,
  • Memperoleh ketenangan jiwa,
  • Menangkal berbagai macam penyakit
merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang- orang yang menjadi objek penelitiannya.

Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al- Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mndengarkannya.

Mari kita mulai luangkan waktu beberapa menit dari 24 jam di hari kita. Semoga bermanfaat buat kita semua bersama keluarga kita. Semoga kita kelak menjadi penghuni Surga, Aamiin Yaa Rabb.

Jam Kehidupan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".
Jam Kehidupan
 
 

Jam Kehidupan Hanya Diputar Satu Kali Saja..Tak Seorangpun sanggup mengatakan kapan jarum jam ini akan berhenti.
Mungkin satu jam lagi.
Mungkin besok.
Mungkin bulan depan.
Mungkin tahun depan.

SEKARANG, adalah satu-satunya waktu yang kita miliki.

Manfaatkan hidup ini. Sediakan waktu untuk Allah dan sesama. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh.

Jangan pernah berkata, "Besok kan masih ada waktu, aku bisa melakukannya besok." Karena setiap saat jarum jam itu dapat berhenti.

Saat ini kita masih menginjak tanah, mungkin esok kita yang diinjak.

Jangan bangga dengan handphone canggih, karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita hanyalah DOA.

Jangan bangga dengan rumah mewah, karena rumah terakhir kita di dunia adalah KUBUR.

Jangan bangga dgn gelar, karena gelar kita yang terakhir adalah ALMARHUM/AH.

Jangan bangga dengan wajah yang cantik/tampan, karena wajah kita yang terakhir adalah TENGKORAK.

Jangan bangga dengan mobil mewah, karena mobil terakhir kita adalah MOBIL JENAZAH.

Jangan sombong dengan tempat tidur yang nyaman, karena tempat tidur kita yang terakhir adalah PETI MATI.

🕯Waktu sedang  "Jaya",  
kita merasa banyak teman di sekeliling kita

🕯Waktu sedang  "Berkuasa",  
kita percaya diri melakukan apa saja

🕯Waktu sedang  "Tak Berdaya",  
barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada

🕯Waktu sedang  "Jatuh",  
kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita

🕯Waktu sedang  "Sakit",  kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting,  jauh melebihi harta

🕯Manakala  "Miskin",  kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu

🕯Masuk  "Usia Tua",  kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan

🕯Saat  "di Ambang Ajal",  
kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia

🕯Hidup tidaklah lama.
Sudah saatnya kita bersama sama membuat
 
HIDUP LEBIH BERHARGA :
  • Saling menghargai,
  • Saling membantu,
  • Saling memberi,
  • Saling mendukung, dan
  • Saling mencintai

🕯Jadilah teman setia tanpa syarat💕
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

🕯Allah tidak pernah menjanjikan
bahwa :
langit itu selalu biru, bunga selalu mekar,  dan mentari selalu bersinar

🕯Tapi ketahuilah bahwa Allah :
Selalu memberi pelangi di setiap badai.
Memberi senyum di setiap air mata.
Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan, dan
Jawaban di setiap doa.

🕯Hidup
Bukanlah suatu tujuan,  melainkan sebuah perjalanan

🕯Saudaraku
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita,  namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita.

✂Jangan pernah menjadi  "gunting".
Karena gunting bisa  memotong sesuatu menjadi terpisah,  jadilah "jarum",  meskipun tajam tetapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.

Semua kebanggaan dan kenikmatan itu hanyalah SEMENTARA.

Teruslah dan berbuat kebaikan bagi sesama, agar waktu kita tidak terbuang sia-sia.

Semoga semua makhluk ciptaan dapat mencapai tujuan akhir, tanah air surgawi yang kekal.

Amalan 10 Muharam ( kanzun najah wassurur )

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Pecinta Ahlul Baith".











AMALAN 10 MUHARROM ( kanzun najah wassurur )
Untuk Kalangan : Ahlussunnah Wal Jama’ah

Senin 7-Muharram 1440 H 17-September 2018 M

PUASA :
  • PUASA TASU'AH ( tanggal 9 muharrom )
  • PUASA ASYURO' ( tanggal 10 muharrom ) FAEDAH : menghapus dosa selama setahun
  • PUASA BA'DA ASYURO' ( tanggal 11 muharrom )
  • MEMBACA SURAT AL-IKHLAS 1000x, FAEDAH : akan mendapat pandangan rahmat dari allah,dan barangsiapa yang mendapat pandangan rahmat dari allah maka dia tidak akan disiksa selamanya.
SHOLAT SUNNAH
  • MEMPERBANYAK SHODAQOH
  • MENYAMBUNG SILATURROHMI
  • ZIAROH ORANG ALIM
  • MENJENGUK ORANG SAKIT
  • MEMAKAI CELAK
  • MENGUSAP KEPALA ANAK YATIM
  • MANDI
  • MENAMBAH NAFKAH/ UANG BELANJA KELUARGA
  • MEMOTONG KUKU
  • MEMBACA SEBANYAK 70x : حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Kemudian membaca do'a ini sebanyak 7x

بسم الله الرحمن الرحيم
و صلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم
سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لاَمَلْجَأَ وَلاَمَنْجَا مِنَ اللَّهِ اِلاَّ اِلَيْهِ . سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ، وَعَدَدَ كَلِمَاتِهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، أَسْأَلُكَ السَّلاَمَةَ كُلِّهَا بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِىِّ الْعَظِيْمِ ،
وَهُوَ حَسْبِي وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
أَجْمَعِيْنَ

FAEDAH :
insyaAllah tidak akan meninggal di tahun itu.

Dan orang yang sudah dekat ajalnya tidak diberi taufiq untuk membacanya.
WUDHU', SHOLAT SUNNAH 2 ROKAAT DAN SETELAH SALAM MEMBACA AYAT KURSI SEBANYAK 360x DENGAN DI AWWALI BASMALAH DI SETIAP BACAANNYA.

Setelah selesai 360x ayat kursi,membaca ayat dibawah ini sebanyak 48x :

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

Kemudian membaca doa ini sebanyak 12x :

اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذِهِ لَيْلَةٌ جَدِيْدَةٌ وَ شَهْرٌ جَدِيْدٌ وَ سَنَةٌ جَدِيْدَةٌ فَأَعْطِنِي اللَّهُمَّ خَيْرَهَا وَ خَيْرَ مَا فِيْهَا وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّهَا وَ شَرَّ مَا فِيْهَا وَ شَرَّ فِتْنَتِهَا وَ مُحْدَثَاتِهَا وَ شَرَّ النَّفْسَ وَ الْهَوَى وَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم

Setelah itu bersholawat kepada nabi saw,kemudian berdo'a yang baik,serta mendo'akan semua orang muslim.

FAEDAH :
insyaallah aman dan terjaga dari semua kejelekan di tahun itu.

Janganlah Kau Benci Dzuriyah Nabi, Dunia Aman Sebab Ahlul Baitil Musthofa

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Pecinta Ahlul Baith".

JANGANLAH KAU BENCI DZURRIYAH NABI, DUNIA AMAN SEBAB AHLUL BAITIL MUSTHOFA


سمعت الحديث عن شيخنا الداعي إلى الله الحبيب محمد بلفقيه رضي الله عنه قال، قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وآله وسلم:" إن الدنيا لا تأمن إلا بالقرآن وأهل بيتي" (الحديث أخرجه شيخنا رضي اللَّه عنه)...

"Sesungguhnya dunia tidak akan aman (alias kiamat) kecuali adanya Al Qur'an dan Ahlul Baitku (keluarga suci Rasulullah shalallahu alaihi wa aalihi wassallam").

Al Habib 'Abdullah bin Alwi al- haddad berkata dalam lantunan sya'irnya:

-أهل بيت المصطفى الطهر  #  هم أمان الأرض فالدكر....
- شبهوا بالأنجم الزهر  #  مثل ما قد جاء في السنن....

-Ahlul bait (keluarga Nabi) adalah orang2 suci, mereka laksana benteng keamanan bagi penduduk bumi.

-mereka serupa bagaikan bintang-bintang yang gemerlapan terang, perumpamaan mereka itu telah datang dalam sabda Nabi SAWW...

أهل البيت أمان لأهل السموات والأرض ..... لاتبغض أهل البيت وعترته صلى الله عليه وآله وسلم قبل ان تندم في الأخرة لأن رسول اللّه صلى اللّه عليه وآله وسلم قد قال: " من أبغض آل محمد مات كافرا"، وقال أيضا:   من أبغض عترتي فهو منافق"... (الحديث أو كما قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وآله وسلم)...
Artinya :  "Barang siapa benci kepada Ahlul Bait akan Mati KAFIR
Barang siapa benci terhadap ahlul bait maka dia adalah orang munafik"

إحذروا أنتم جميعا ببغض أهل البيت فندمك في القبور لاينفع أبدا....

إحذروا ....
Waspada kalian membenci Ahlul Baitku, penyesalanmu didalam kubur tiada memberi manfaat bagimu...waspadalah...!

RASULULLAH SAWW BERSABDA :

"PERTAMA YANG SAMPAI DI TELAGA HAUDH ADALAH KELUARGAKU DAN MEREKA YANG MENCINTAIKU DARI GOLONGAN UMATKU".

Al Imam Al Habib Muhammad Bin Ali Bin Alawi Khird Ba'alawi dalam Kitabnya Al Ghurar, bahwa Rasulullah Saw Bersabda :

حبي وحب أهل بيتي نافع في سبعة ﻣﻮﺍﻃﻦ أهوالهن عظيمة عند الوفاة وعند القبر وعند ﺍﻟﻨﺸﺮ وعند ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ وعند الحساب وعند الميزان وعند ﺍﻟﺼﺮﺍﻁ

"Mencintaiku dan mencintai Keluargaku bermanfa'at di tujuh tempat-tempat yg agung/menakutkan :

1. Ketika wafat.
2. Ketika di Kubur.
3. Ketika di bangkitkan.
4. Ketika pencatatan   amal.
5. Ketika penghisaban.
6. Ketika di Mizan.
7. Ketika di Shirath.

Di riwayatkan oleh Sayyidina Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah Saw Bersabda :

لكل شيء أساس ، وأساس الإسلام حب اهل بيت رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم.

Setiap sesuatu memiliki Asas dan Asas Islam adalah mencintai Keluarga Rasulullah Saww.

Di riwayatkan oleh Al Imam At-Thabrani dari Sayyidina Ali, bahwa Rasulullah Saw Bersabda :

 أول من يرد الحوض أهل بيتي ومن أحبني من أمتي

"Pertama yang sampai di Telaga Haudh adalah Keluargaku dan mereka yang mencitaiku dari golongan Umatku".

لايبغضنا ولايحسدنا أحد إلا ذيد عن الحوض يوم القيامة بسياط من النار

Tidaklah yang membenci kami (Nabi Saw dan Keluarganya) dan tidak pula menghasud kami, kecuali dia terusir dari Telaga Haudh pada Hari Kiamat.

Di riwayatkan dalam Kitab Al Ghurar :

 من مات على بغض آل محمد جاء يوم القيامة مكتوبا بين عينيه آيس من رحمة الله.

Siapa yang mati dalam keadaan benci Keluarga Rasulullah Saww, dia akan datang pada Hari Kiamat, tertulis diantara kedua matanya orang yang tidak mendapat Rahmat Allah Swt.

 حرمت الجنة على من ظلم أهل بيتي أو قتلهم أو أعان عليهم أو سبهم.

"Diharamkan Surga atas siapa yang menzholimi keluargaku".

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد واله الطاهرين وعلى اصحابه الميامين وسلم
معك يا حبيب الله....             ❤💐🌹🌸💐🌹🌸❤

Thursday, September 13, 2018

Waktu Ziarah Kubur Yang Baik

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tulisan ini saya dapatkan dari Grup Whatsapp "Perindu Rasulullah SAW".



Tahu waktu sangat penting.Kalimat sederhana ini kerap disepelekan. Kendati demikian, kalimat ini masih cukup bertuah. Jangan coba-coba datang terlambat di stasiun kereta api atau bandara, kita akan kehilangan banyak hal. Jangan juga datang ke kantor Pelayanan pada jam istirahat, kita akan duduk melongo satu jam lebih hingga loket layanan kembali dibuka.

Namun begitu kita tidak perlu khawatir. Tidak semua hal di dunia ini berlaku berdasarkan jadwal misalnya istighfar, zikir, sholawatan, sedekah, atau ziarah kubur. Tetapi jangan juga zikiran semaunya di masjid. Karena belakangan pintu masjid terbuka pada jam-jam sembahyang lima waktu saja. selebihnya, pintu masjid tertutup rapat.

Paling ringan ziarah kubur. Pertama tidak ada pintunya. Kedua karena tidak berpintu, maka ziarah kubur bisa kapan saja dilakukan secara swalayan. Dalam ziarah itulah kita bisa mendoakan ahli kubur agar kesejahteraan, keselamatan, ampunan, dan rahmat Allah ta'ala selalu melimpah kepada penghuninya.

Apakah penghuni kubur tidak tahu kediamannya dikunjungi orang? Wallahu a‘lam. 

Jelasnya, ada waktu-waktu khusus untuk ziarah kubur agar lebih dekat dengan penghuninya. Demikian dikutip Syeih Sulaiman bin Umar bin Muhammad Al-Bujairimi dalam At-Tajrid li Naf‘il ‘Abid ala Syarhil Manhaj.

فائدة: روح الميت لها ارتباط بقبره ولا تفارقه أبدا لكنها أشد ارتباطا به من عصر الخميس إلى شمس السبت، ولذلك اعتاد الناس الزيارة يوم الجمعة وفي عصر الخميس، وأما زيارته صلى الله عليه وسلم لشهداء أحد يوم السبت فلضيق يوم الجمعة عما يطلب فيه من الأعمال مع بعدهم عن المدينة ق ل وبرماوي و ع ش على م ر

“Informasi," roh mayit itu memiliki tambatan pada kuburnya. Ia takkan pernah berpisah selamanya. Tetapi, roh itu lebih erat bertambat pada kubur sejak turun waktu Ashar di hari Kamis hingga fajar menyingsing di hari Sabtu. Karenanya, banyak orang melazimkan ziarah kubur pada hari Jum‘at dan waktu Ashar di hari Kamis. Sedangkan ziarah Nabi Muhammad SAW kepada para syuhada di perang Uhud pada hari Sabtu lebih karena sempitnya hari Jum‘at oleh pelbagai amaliyah fadhilah Jum‘at sementara mereka jauh dari kota Madinah.
Demikian keterangan Qaliyubi, Barmawi, dan Ali Syibromalisi 'alaa M Romli.”

Moga bermanfaat..

_Wallaahu a'lamu